Sengkang merupakan ibukota dari salah satu daerah tingkat II di Sulawesi Selatan dengan luas wisalaya 2.056,19 km \persegi dan berpenduduk sekitar 400 ribu Jiwa.

Dari kepariwisataan salah satu destinasi wisata unggulan yang termashur dikalangan wisatawan utamanya mancanegara yang diunggulkan di Sengkang yaitu DANAU TEMPE, yang berlokasi di Kecamatan Tempe. Selain hasil dari species ikan air tawar yang terbesar dan melimpah rumah terapung yang berada di salo tengngae menjadi destinasi yang wajib dikunjungi ketika hendak berlibur di Sengkang Kabupaten Wajo.
Jarak Sengkang Kabupaten Wajo dari Kota Makassar sekitar 200 km. dengan kendaraan roda empat biasanya ditempuh selama 4 jam 30 menit via Camba Kabupaten Soppeng.
![]() |
gambar logo Kab Wajo |
Sengkang lebih dikenal sebagai pusat industri pengrajin sarung sutera yang sangat termashur hingga kemancanegara, masih dapat ditemui para pengrajin maupun pekerja-pekerja sarung sutera yang mayoritas pekerjaannya dilakoni oleh kaum hawa yang menjadi salah satu pekerjaan utama para perempuan yang berada di Sengkang.
image Tenun Sutera |

Selain Industri sarung Sutera Sengkang disebeleh timur Kota Sengkang sekitar 7 km terdapat kawasan wisata budaya kompleks rumah adat Atakkae yang terletak di kelurahan Atakkae Kecamatan Tempe di tepi danau Lampulung, karena letaknya di tepi danau pengunjung / Traveler bisa merasakan kesejukan tempat ini sembari dapat lebih dekat adat khususnya suku bugis terlihat dari 14 rumah adat yang mencerminkan 14 Kecamatan di Kabupaten Wajo.
![]() |
image Rumah adat Atakkae |
Untuk melihat langsung rumah terapung yang terkadang berpindah pindah mengikuti arah mata angin cukup mudah akses menuju kawasan wisata rumah terapung, hanya 15 menit perjalanan dari pusat kota menuju dermaga, dengan perahu tradisional Traveler dapat menuju ke kawasan rumah terapung yang sangat interesting dikunjungi utamanya tamu wisatawan asing.
Melewati berbagai species tumbuhan liar air tawar adalah sensasi yang berbeda berkunjung ketempat ini,